Antisipasi Aksi Demo, USU Terapkan Kuliah Online 1-4 September 2025
Garda Media – Universitas Sumatera Utara (USU) memutuskan untuk menerapkan sistem kuliah online mulai 1 hingga 4 September 2025. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif terhadap perkembangan situasi sosial dan politik nasional, termasuk rangkaian aksi unjuk rasa yang terjadi di berbagai kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Makassar, Surabaya, dan Medan.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman bernomor 19889/UN5.1.R1/PK.01/2025 yang ditandatangani secara elektronik oleh Wakil Rektor I USU, Edy Ikhsan, pada 31 Agustus 2025. Dalam surat itu ditegaskan bahwa seluruh kegiatan perkuliahan pada tanggal tersebut dialihkan ke sistem kuliah online melalui e-learning USU atau platform pembelajaran resmi lainnya.
Selain perubahan metode belajar, pihak kampus juga mengimbau mahasiswa dan dosen untuk membatasi aktivitas di area kampus maupun pusat keramaian. Tujuannya adalah menjaga keselamatan seluruh civitas akademika sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan tanpa hambatan.
“Baca Juga: Efek Ucapan ‘Rakyat Tolol’, Ahmad Sahroni Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR”
Walaupun mendadak, pihak universitas memastikan bahwa transisi ke kuliah daring tidak akan mengurangi kualitas pembelajaran. Dosen diminta tetap melaksanakan perkuliahan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Mahasiswa juga diharapkan aktif memanfaatkan berbagai fitur e-learning seperti forum diskusi, unggahan materi, hingga ruang pertemuan virtual.
Beberapa fakultas bahkan telah menyiapkan modul tambahan berbasis digital untuk membantu mahasiswa memahami materi secara mandiri. Hal ini dilakukan agar tidak ada ketertinggalan akademik selama periode pembelajaran jarak jauh berlangsung.
Sebagian mahasiswa menyambut baik kebijakan ini karena merasa lebih aman dan terlindungi di tengah kondisi yang belum kondusif. Namun, ada pula yang mengkhawatirkan kendala teknis seperti keterbatasan akses internet atau perangkat belajar. Menanggapi hal ini, pihak universitas berjanji akan menyediakan dukungan teknis melalui pusat layanan e-learning.
Selain fokus pada kegiatan akademik, USU menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik mahasiswa di tengah situasi yang dinamis. Mahasiswa diimbau tetap tenang, menghindari provokasi, serta memanfaatkan waktu untuk belajar dan mengembangkan diri dari rumah.
“Keselamatan dan kenyamanan seluruh civitas akademika menjadi prioritas utama. Dengan kolaborasi dan kedisiplinan, kita bisa melalui masa ini dengan baik,” ujar Edy dalam pengumuman resmi.
Jika kondisi sosial kembali kondusif, USU berencana melanjutkan perkuliahan tatap muka secara normal setelah 4 September 2025. Namun, universitas juga menegaskan bahwa fleksibilitas pembelajaran daring tetap akan dipertahankan sebagai alternatif jika situasi sewaktu-waktu berubah.
Dengan kebijakan ini, USU berharap proses akademik tetap berjalan lancar sekaligus memastikan keamanan seluruh pihak. Perkuliahan daring diharapkan bukan hanya sebagai solusi sementara, tetapi juga peluang untuk memperkuat budaya digital dalam dunia pendidikan tinggi.
“Simak Juga: Awas! Batuk dengan Ciri Tertentu Bisa Mengindikasikan Kanker Paru”
Garda Media, Medan - Data terbaru yang dirangkum dari laporan resmi biro kemahasiswaan menunjukkan lonjakan signifikan 23 persen pada perolehan…
Garda Media - Angka prevalensi hipertensi di Sumatera Utara yang mencapai lebih dari 30 persen berdasarkan data Riskesdas 2023 menjadi…
Garda Media, Medan - Universitas Sumatera Utara kini tengah bertransformasi menjadi perguruan tinggi berkelas dunia setelah berhasil mempertahankan akreditasi Unggul…
Garda Media, Medan - Tahun 2024 menandai momentum bersejarah bagi dunia pendidikan tinggi di Sumatera Utara, di mana serapan dana…
Garda Media - Data terbaru dari Unit Kesehatan Mahasiswa (UKM) menunjukkan bahwa angka kunjungan siswa yang melaporkan gejala kelelahan akademik…
Garda Media - Menyusuri jejak karya gemilang di tanah Sumatera, Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil membukukan setidaknya 157 penghargaan tingkat…
This website uses cookies.