Film “Samudera” Dapat Dukungan Rektor USU, Ini Alasannya
Garda Media – Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Muryanto Amin, M.Si, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap film edukatif “Samudera”. Film ini mengangkat isu penting seputar pendidikan, kesenjangan sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Dalam pertemuan dengan tim produksi film Samudera di Biro Rektor USU, Selasa (15/7), Prof. Muryanto mengungkapkan bahwa film ini sangat relevan dengan dunia akademik. “Isu-isu yang diangkat dalam film Samudera ini sangat menarik dan edukatif. Ini adalah media efektif untuk menyampaikan pesan moral kepada generasi muda, terutama mahasiswa,” ujarnya.
Tim produksi yang hadir dalam audiensi tersebut terdiri dari Dewi Budiati Teruna Jasa Said (Produser), Egi Fauzi Fahreza (Sutradara), Zainul Anwar (Marketing), H. Mansyur Nasution (Pimpro), dan Fardansyah (Asisten Sutradara).
“Simak Juga: Kang Seo-ha, Artis Korea Selatan, Tutup Usia akibat Kanker Perut”
Prof. Muryanto menyatakan bahwa USU siap mendukung penayangan film ini di lingkungan kampus, dan bahkan berencana untuk mempromosikannya kepada rektor universitas lain. Ia melihat potensi besar dalam film ini sebagai sarana edukasi dan penyadaran sosial.
Lebih lanjut, Rektor USU menyatakan kesiapannya untuk menjalin kolaborasi antara universitas dan para pelaku perfilman di Sumatera Utara. Ia menilai bahwa film seperti Samudera sejalan dengan misi USU untuk membangun kesadaran publik mengenai isu-isu kebangsaan dan kemanusiaan.
“Kami terbuka untuk kerja sama, baik dalam bentuk pemutaran film, diskusi, maupun keterlibatan mahasiswa dari berbagai program studi, mulai dari kajian sosial hingga teknis produksi,” ujarnya.
Film Samudera mengisahkan perjuangan seorang pemuda dalam menyelamatkan anak-anak dari bahaya narkoba dan menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya pelestarian terumbu karang. Dengan latar yang kuat dan narasi menyentuh, film ini dirancang untuk membuka mata publik akan masalah-masalah yang kerap terabaikan.
Sutradara Egi Fauzi Fahreza menambahkan, film ini tak sekadar hiburan, tapi sarana edukasi dan penyadaran sosial. Sementara Dewi Budiati TJS menjelaskan bahwa tim produksi akan melakukan roadshow ke berbagai kampus, dimulai dari USU, sebagai bagian dari kampanye edukatif mereka.
“Kami ingin menggugah moral anak bangsa, dan menunjukkan bahwa harapan masih ada, selama ada kepedulian dan keberanian untuk bertindak,” ujarnya.
H. Mansyur Nasution, pimpinan produksi, berharap kehadiran Samudera menjadi titik balik kebangkitan dunia perfilman lokal di Sumatera Utara. “Kami ingin film ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda untuk berkarya demi kemajuan bangsa,” tutupnya.
“Baca Juga: Kenapa Pria Lebih Tinggi dari Wanita? Begini Kata Sains”
Garda Media, Medan - Universitas Sumatera Utara kini tengah bertransformasi menjadi perguruan tinggi berkelas dunia setelah berhasil mempertahankan akreditasi Unggul…
Garda Media, Medan - Tahun 2024 menandai momentum bersejarah bagi dunia pendidikan tinggi di Sumatera Utara, di mana serapan dana…
Garda Media - Data terbaru dari Unit Kesehatan Mahasiswa (UKM) menunjukkan bahwa angka kunjungan siswa yang melaporkan gejala kelelahan akademik…
Garda Media - Menyusuri jejak karya gemilang di tanah Sumatera, Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil membukukan setidaknya 157 penghargaan tingkat…
Garda Media, Medan - Tren pendaftaran beasiswa di Universitas Sumatera Utara menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 25% pada tahun ajaran 2023/2024…
Garda Media - Data internal yang berhasil kami rangkum menunjukkan fenomena menarik di lingkungan Universitas Sumatera Utara, di mana mahasiswa…
This website uses cookies.