Janji Rektor USU: Tak Ada Mahasiswa Terhenti Kuliah karena UKT
Garda Media – Rektor USU, Prof. Muryanto Amin, menegaskan tidak ada mahasiswa yang gagal melanjutkan kuliah hanya karena persoalan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Ia menekankan bahwa akses pendidikan harus tetap terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.
“Sejalan dengan pengakuan internasional yang diterima USU, kami juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap mahasiswa melalui berbagai program dukungan. Prinsip kami jelas, tidak ada mahasiswa yang gagal kuliah di USU hanya karena persoalan UKT,” ujarnya di Medan, Selasa (2/9/2025).
Untuk meringankan beban, USU telah menyiapkan beragam skema bantuan, mulai dari banding UKT, cicilan Iuran Pengembangan Institusi (IPI), hingga beasiswa. Selain itu, terdapat pula bantuan internal bagi mahasiswa yang terkendala biaya di tengah perjalanan studi, sehingga mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan.
“Simak Juga: Prabowo Subianto, Ada Potensi Makar dan Terorisme di Balik Demonstrasi Ricuh”
Muryanto menjelaskan mekanisme UKT USU dirancang agar berkeadilan dan disesuaikan dengan kondisi ekonomi keluarga mahasiswa. Mahasiswa dari keluarga kurang mampu berhak memperoleh UKT Level I dan II tanpa batasan kuota. Regulasi pemerintah juga mengharuskan minimal 20 persen mahasiswa di setiap perguruan tinggi negeri berasal dari kelompok UKT I dan II atau penerima beasiswa KIP Kuliah.
“USU bahkan telah melampaui ketentuan itu dengan mengalokasikan 20,9 persen bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu,” jelasnya.
Komitmen itu juga ditunjukkan melalui penyaluran beasiswa. Pada tahun 2024, USU menyalurkan beasiswa dari berbagai sumber kepada 8.250 mahasiswa dengan nilai lebih dari Rp125 miliar. Tahun 2025, program beasiswa kembali digulirkan dengan total lebih dari Rp100 miliar, di luar skema KIP Kuliah dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) yang masih menunggu penetapan pemerintah.
Selain beasiswa, USU menyediakan berbagai dukungan lain, seperti penundaan pembayaran, cicilan UKT maupun IPI, serta keberadaan help desk khusus untuk membantu mahasiswa menyelesaikan persoalan administrasi. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan rasa aman, sehingga mahasiswa lebih fokus pada perkuliahan dan prestasi akademik.
Dengan berbagai langkah tersebut, Prof. Muryanto menegaskan komitmen USU untuk tidak membiarkan kendala biaya menjadi penghalang mahasiswa meraih pendidikan tinggi. “USU hadir bukan hanya untuk memberikan pendidikan berkualitas, tetapi juga memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya.
“Baca Juga: Olahraga di Area Terpapar Gas Air Mata, Amankah?”
Gardamedia USU - Universitas Sumatera Utara (USU) Medan sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia menjadi rumah bagi…
Gardamedia USU - Aktivitas kampus yang padat di USU Medan memunculkan beberapa isu kesehatan mahasiswa kampus yang menjadi perhatian penting…
Garda Media - inovasi riset unggulan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kini menarik perhatian publik karena mampu menghadirkan solusi inovatif…
Garda Media - Aktivitas mahasiswa yang jadi pusat perhatian di kampus USU Medan kini memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kualitas…
Garda Media - Rindu kampus usu medan kerap melanda para mahasiswa saat masa liburan tiba. Suasana kampus yang penuh aktivitas,…
Gardamedia USU - Update berita kampus usu selalu menjadi perhatian banyak mahasiswa dan masyarakat sekitar Medan karena berbagai informasi seputar…
This website uses cookies.