Sari Bawang Putih, Solusi Alami Pengawet Bakso dari Dosen USU
Garda Media – Sari bawang putih menjadi fokus utama dalam pelatihan pembuatan bakso sehat yang digelar oleh tim dosen dari Universitas Sumatera Utara. Pelatihan ini untuk mendukung pelaku UMKM di Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia. Untuk pengembangan usaha kecil sekaligus meningkatkan kualitas pangan lokal, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Ekonomi dan Sosial”.
Pelatihan yang berlangsung di Jalan Perkutut, Gang Masjid Ujung, ini dipimpin oleh tiga dosen USU: Dr. Nurjama’yah Br. Ketaren, Dr. Usman Budi, dan Dr. Ade Trisna. Mereka juga melibatkan mahasiswa dari Program Studi Peternakan USU dalam mendampingi para peserta.
“Simak Juga: Diduga Pegawai Kemendagri, Jasad Tanpa Kepala di Kali Ciliwung”
Salah satu materi utama yang disampaikan dalam pelatihan adalah pemanfaatan sari bawang putih sebagai pengawet alami pada bakso. Masalah yang sering dihadapi pelaku UMKM adalah bakso yang cepat basi meski baru dibuat di pagi hari. Dengan tambahan sari bawang putih yang mengandung senyawa allicin, bakso bisa lebih tahan lama tanpa bahan kimia berbahaya seperti formalin.
“Allicin memiliki efek antimikroba, antivirus, dan antioksidan. Ini sangat cocok sebagai pengawet alami sekaligus penambah cita rasa,” jelas Dr. Nurjama’yah.
Selain sebagai pengawet, sari bawang putih juga mampu meningkatkan rasa bakso secara alami tanpa penyedap buatan. Dalam sesi praktik, peserta juga diajarkan teknik penggunaan rempah lokal seperti jahe, lengkuas, daun bawang, dan bawang goreng untuk memperkaya rasa sekaligus memperpanjang masa simpan.
Tak hanya soal produksi, pelatihan ini juga membekali peserta dengan strategi pemasaran modern melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook. Penjualan bakso yang sebelumnya terbatas di lingkungan sekolah kini diharapkan bisa menjangkau pasar lebih luas.
“Kami juga dorong pengemasan menarik menggunakan stiker pada cup, serta variasi kuah dan penyajian agar lebih memikat konsumen,” tambah Dr. Usman Budi.
Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM menerima leaflet dan buku panduan berisi teknik pembuatan bakso sehat dan penggunaan bahan alami. Dengan pendampingan berkelanjutan, tim berharap pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas produk. Sekaligus memperluas pasar, sehingga berdampak langsung pada pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
“Kami tidak hanya memberi pelatihan, tapi juga melakukan evaluasi agar usaha benar-benar berkembang,” tutup Dr. Ade Trisna.
“Baca Juga: Waspadai Sindrom Nefrotik, Ketika Ginjal Mulai Bocor”
Garda Media, Medan - Universitas Sumatera Utara kini tengah bertransformasi menjadi perguruan tinggi berkelas dunia setelah berhasil mempertahankan akreditasi Unggul…
Garda Media, Medan - Tahun 2024 menandai momentum bersejarah bagi dunia pendidikan tinggi di Sumatera Utara, di mana serapan dana…
Garda Media - Data terbaru dari Unit Kesehatan Mahasiswa (UKM) menunjukkan bahwa angka kunjungan siswa yang melaporkan gejala kelelahan akademik…
Garda Media - Menyusuri jejak karya gemilang di tanah Sumatera, Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil membukukan setidaknya 157 penghargaan tingkat…
Garda Media, Medan - Tren pendaftaran beasiswa di Universitas Sumatera Utara menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 25% pada tahun ajaran 2023/2024…
Garda Media - Data internal yang berhasil kami rangkum menunjukkan fenomena menarik di lingkungan Universitas Sumatera Utara, di mana mahasiswa…
This website uses cookies.