Forum Penyelamat USU Desak Muryanto Amin Hadiri Panggilan KPK
Garda Media – Forum Penyelamat Universitas Sumatera Utara (USU) mendesak Rektor USU, Muryanto Amin, untuk memenuhi panggilan KPK. Desakan ini disampaikan oleh Ketua Forum Penyelamat USU, Taufik Umar Dani Harahap, setelah Muryanto atau akrab disapa Muri, tidak hadir dalam panggilan pemeriksaan KPK pekan lalu.
Menurut Taufik, sebagai rektor, Muryanto memiliki kewajiban menjaga marwah USU dengan cara menghadiri pemeriksaan tersebut. Panggilan KPK dijadwalkan berlangsung di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padang Sidimpuan, Sumatera Utara, Jumat, 15 Agustus 2025.
“Sebagai aktivis yang kini menjabat rektor, Muri harus menunjukkan keberaniannya dengan kepala tegak. Kehadirannya menjadi bukti komitmen memberantas korupsi sekaligus menghormati hukum,” tegas Taufik pada Jumat, 22 Agustus 2025.
“Simak Juga: KPK Tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer atas Dugaan Pemerasan”
Taufik menambahkan, Forum Penyelamat USU sebelumnya memilih diam untuk menjaga suasana acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Namun, ia menilai ketidakhadiran Muryanto Amin tanpa penjelasan publik justru menimbulkan spekulasi negatif.
“Kalau pun tidak hadir karena alasan dinas atau acara resmi, rektor seharusnya menyampaikan ke publik. Jangan sampai USU menanggung malu,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kedekatan Muryanto dengan Gubernur Sumut, Bobby Nasution, serta mantan Kadis PUPR, Topan Ginting.
Selain kasus hukum, Forum Penyelamat USU juga mendesak Muryanto bertanggung jawab terhadap lebih dari 900 mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 yang terkendala kuliah karena biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang tinggi.
Padahal, menurut Taufik, USU memiliki kebun sawit seluas 10 ribu hektare di Kecamatan Tabuyung, Mandailing Natal. Kebun ini diperkirakan mampu menghasilkan hingga Rp20 miliar per bulan, yang semestinya bisa digunakan untuk subsidi mahasiswa.
“Kami juga meminta Ketua Majelis Wali Amanat, Agus Andrianto, untuk tidak diam. Jaga marwah USU, jangan sampai rektor dipanggil paksa oleh KPK,” tambah Taufik.
KPK sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan Muryanto terkait kasus proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut. Namun, juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Muryanto tidak hadir pada panggilan tersebut. Hingga kini, pihak KPK belum menerima permintaan penjadwalan ulang dari yang bersangkutan.
“Tentu KPK akan melakukan penjadwalan ulang untuk pemeriksaan rektor USU,” kata Budi.
Selain Muryanto, KPK turut memanggil 12 orang lainnya, termasuk pejabat Dinas PUPR Sumut, pejabat pengadaan barang dan jasa, serta sejumlah pihak terkait dari BBPJN Sumut dan pemerintah daerah.
“Baca Juga: Aktor Jet Li Alami Masalah Kesehatan, Dilarikan ke Rumah Sakit”
Garda Media - inovasi riset unggulan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kini menarik perhatian publik karena mampu menghadirkan solusi inovatif…
Garda Media - Aktivitas mahasiswa yang jadi pusat perhatian di kampus USU Medan kini memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kualitas…
Garda Media - Rindu kampus usu medan kerap melanda para mahasiswa saat masa liburan tiba. Suasana kampus yang penuh aktivitas,…
Gardamedia USU - Update berita kampus usu selalu menjadi perhatian banyak mahasiswa dan masyarakat sekitar Medan karena berbagai informasi seputar…
Garda Media - Inovasi mahasiswa usu medan sukses menunjukkan keunggulan mereka dengan meraih prestasi gemilang pada berbagai kompetisi di kancah…
Gardamedia USU - Prestasi mahasiswa usu internasional kian mengukuhkan posisi Universitas Sumatera Utara sebagai pusat inovasi penelitian yang membanggakan di…
This website uses cookies.