Menjelang PKKMB USU 2025, FISIP Belum Bentuk Panitia
Garda Media – Menjelang tahun ajaran baru 2025/2026, semua fakultas di USU mulai mempersiapkan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Namun, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) masih menunjukkan ketidaksiapan. Hingga pertengahan Juli, belum ada kejelasan terkait jadwal, konsep acara, ataupun pembentukan panitia PKKMB FISIP.
Situasi ini diperburuk oleh ketiadaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) aktif. Masa jabatan pengurus sebelumnya telah habis, sementara regenerasi belum terlaksana. Padahal, BEM biasanya menjadi penghubung utama antara dekanat dan organisasi kemahasiswaan jurusan (HMJ).
Ketua Ikatan Mahasiswa Sosiologi (IMASI), Dowan Tibra Hermawan, mengungkapkan bahwa komunikasi resmi antara pihak fakultas dan HMJ sejauh ini belum terjadi. “Kami tidak tahu apakah PKKMB akan tetap ada atau tidak, karena belum ada arahan apa pun,” ujarnya.
“Simak Juga: Erika Carlina Umumkan Kehamilan, Netizen Heboh dan DJ Panda Jadi Sorotan”
Fathur Ammar, Ketua HMJ Ilmu Kesejahteraan Sosial (IMIKS), juga menyoroti minimnya pelibatan. “Kami belum merasa dilibatkan sama sekali, padahal perkuliahan sudah di depan mata,” katanya.
Meski beberapa HMJ mengaku telah menerima undangan rapat PKKMB, namun sebagian lainnya, termasuk IMASI, belum mendapatkan informasi serupa. Hal ini menimbulkan kesan bahwa distribusi informasi tidak dilakukan secara merata dan sistematis.
Sebelumnya, sempat ada diskusi lintas HMJ dan BEM sebelum masa jabatan BEM berakhir. Namun karena tidak ada tindak lanjut konkret dari fakultas, hasil diskusi tersebut tidak bisa diimplementasikan.
Kondisi ini mulai memengaruhi semangat mahasiswa. Safira Mazaya, mahasiswi FISIP angkatan 2023, mengaku sudah menantikan pembukaan pendaftaran panitia. “Aku dan teman-teman sudah excited dari lama, tapi belum ada kabar apa-apa sampai sekarang,” tuturnya.
Dowan berharap PKKMB tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi titik awal menciptakan ruang kampus yang sehat dan inklusif. Sementara itu, Fathur menekankan pentingnya pelibatan HMJ agar program ini tak sekadar formalitas.
Tanpa BEM, peran koordinatif harus diambil alih langsung oleh dekanat. HMJ telah menyatakan kesiapan untuk bekerja sama. Kini, seluruh mata tertuju pada langkah konkret dari pihak fakultas demi terlaksananya PKKMB FISIP 2025 yang inklusif dan terorganisir dengan baik.
“Baca Juga: Nyaris Gagal Hati karena Suplemen Kunyit, Ini Kisah Perempuan AS”
Garda Media - Universitas Sumatera Utara (USU) Medan menjadi sorotan setelah dewan mahasiswa menggelar aksi protes pada 12 Juli 2024,…
Garda Media, Medan - Universitas Sumatera Utara mencatat lonjakan 23 persen pada prestasi mahasiswa USU Medan di kancah nasional dan…
Garda Media, Medan - Universitas Sumatera Utara (USU) tengah mengebut penyelesaian revitalisasi infrastruktur medis di kawasan Padang Bulan untuk menopang…
Garda Media, Medan - Gelombang prestasi mahasiswa USU Medan menunjukkan lonjakan signifikan pada tahun akademik 2024/2025, dengan total 57 penghargaan…
Garda Media, Medan - Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini tengah menggenjot implementasi program kesehatan kampus untuk menciptakan ekosistem akademik…
Garda Media, Medan - Universitas Sumatera Utara (USU) kini mempercepat laju transformasi digitalnya setelah berhasil naik 4 tingkat dalam pemeringkatan…
This website uses cookies.