Di Tengah Panggilan KPK, Rektor USU Masih Pimpin Upacara 17 Agustus
Garda Media – Rektor USU, Prof Dr Muryanto Amin, tetap hadir memimpin upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kampus USU, Minggu (17/8). Kehadirannya menarik perhatian karena beberapa hari sebelumnya ia disebut-sebut mendapat panggilan sebagai saksi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Upacara berlangsung khidmat di halaman Gedung Rektorat USU dengan Muryanto bertindak sebagai pembina. Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih oleh Resimen Mahasiswa (Menwa) USU disambut penuh hormat oleh civitas akademika, dosen, dan mahasiswa yang hadir. Suasana penuh semangat nasionalisme terasa ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan Lencana Karya Satya kepada para pegawai dengan masa bakti 10, 20, dan 30 tahun. Penghargaan dibacakan langsung oleh Plt Kepala Biro Sumber Daya Manusia USU, Dr Abdillah Arif Nasution, dan menjadi momen apresiasi bagi loyalitas pegawai yang telah mengabdi lama di lingkungan universitas.
“Simak Juga: Curhatan Soimah ke Raditya Dika, Nasib Calon Mantunya Jadi Sorotan Publik”
Selain penghargaan, pihak universitas juga menekankan pentingnya nilai kebersamaan dan integritas dalam membangun kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan yang berdaya saing.
Sekretaris USU, Prof Dr dr Muhammad Fidel Ganis Siregar, menjelaskan tema peringatan tahun ini, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”. Tema ini sejalan dengan komitmen USU untuk memperkuat kolaborasi civitas akademika dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, momen peringatan HUT RI tidak hanya sekadar seremoni. Namun, juga refleksi penting tentang bagaimana perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam menjaga persatuan bangsa serta mencetak generasi yang unggul.
Sebelumnya, Rektor USU, Prof Dr Muryanto Amin, dipanggil KPK sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan jalan di Provinsi Sumatra Utara.
“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padangsidimpuan atas nama: MA (dosen/Rektor USU),” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Jumat (15/8/2025).
Pada hari yang sama, tim penyidik KPK juga menjadwalkan pemanggilan terhadap 13 orang saksi lainnya di lokasi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa penyidikan masih terus berjalan dan melibatkan berbagai pihak terkait.
Hingga berita ini diturunkan, baik pihak USU maupun KPK belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait agenda pemeriksaan Muryanto Amin. Meski demikian, kehadiran Muryanto dalam upacara kemerdekaan di kampus menjadi sorotan. Hal ini karena memperlihatkan komitmen tetap menjalankan tugas seremonial di tengah dinamika hukum yang sedang berlangsung.
“Baca Juga: Benarkah Konsumsi Daging Ayam Bisa Picu Kanker? Begini Penjelasan Ahli”
Gardamedia USU - Universitas Sumatera Utara (USU) Medan sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia menjadi rumah bagi…
Gardamedia USU - Aktivitas kampus yang padat di USU Medan memunculkan beberapa isu kesehatan mahasiswa kampus yang menjadi perhatian penting…
Garda Media - inovasi riset unggulan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kini menarik perhatian publik karena mampu menghadirkan solusi inovatif…
Garda Media - Aktivitas mahasiswa yang jadi pusat perhatian di kampus USU Medan kini memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kualitas…
Garda Media - Rindu kampus usu medan kerap melanda para mahasiswa saat masa liburan tiba. Suasana kampus yang penuh aktivitas,…
Gardamedia USU - Update berita kampus usu selalu menjadi perhatian banyak mahasiswa dan masyarakat sekitar Medan karena berbagai informasi seputar…
This website uses cookies.