Karang Taruna Bersatu Saranpadang Resmi Dibentuk, Didampingi LPPM USU
Garda Media – Karang Taruna Bersatu Saranpadang lahir sebagai wadah pemuda di Nagori Saranpadang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun. Organisasi ini terbentuk setelah melalui proses panjang dan penuh tantangan, serta sebagai buah nyata dari program desa binaan yang digagas Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara (USU).
Ketua Tim Desa Binaan LPPM USU, Destanul Aulia, SKM, MBA, MEc, Ph.D., menjelaskan, inisiatif ini bermula dari survei lapangan yang menemukan sebagian besar pemuda lebih banyak menghabiskan waktu untuk game online atau kebiasaan negatif. Potensi besar itu kemudian diarahkan melalui pembentukan Karang Taruna sebagai solusi jangka panjang.
Proses pembentukan diawali dengan sosialisasi dan diskusi terbuka bersama pemuda, perangkat nagori, dan tokoh masyarakat. Suri Mutia Siregar, S.Psi., M.Psi., dosen Psikologi USU, turut memberikan pemahaman tentang pentingnya organisasi sebagai ruang belajar kepemimpinan dan kerja sama.
“Baca Juga: Semanggi Surabaya, Kuliner Tradisional yang Kaya Rasa dari Kota Pahlawan”
Perubahan terlihat nyata: pemuda yang sebelumnya pasif mulai aktif berdiskusi, bahkan di warung kopi dan lapangan bola. Destanul Aulia kemudian memberi pembekalan bertajuk “Pemuda Bergerak, Desa Maju”, menekankan semangat, visi jangka panjang, dan komitmen sebagai kunci kemajuan.
Puncak perjalanan ini adalah pelantikan pengurus Karang Taruna Bersatu Saranpadang di Los Balai Desa. Panghulu Nagori Drs. Robinson Tarigan hadir sebagai pembina sekaligus pelantik, didampingi anggota DPRD Kabupaten Simalungun Efharis Juster Sinaga, SE, Sekcam Dolok Silau Johannis Ginting, serta tokoh masyarakat, agama, dan Karang Taruna dari kabupaten maupun kecamatan.
Robinson menegaskan bahwa nama “Bersatu” dipilih untuk mencerminkan semangat kebersamaan lintas marga dan status sosial. LPPM USU juga menekankan bahwa peran mereka hanyalah pendamping, bukan pengambil keputusan, sejalan dengan misi membangun kemandirian, bukan ketergantungan.
Usai pelantikan, para pemuda segera menyusun program kerja, mulai dari olahraga, gotong royong, hingga rencana pengembangan sosial dan pendidikan. Mereka juga diarahkan menjajaki potensi ekonomi kreatif, pertanian, dan wisata desa.
Dukungan pemerintah nagori dan masyarakat memperkuat harapan bahwa Karang Taruna ini akan menjadi motor penggerak perubahan. Seperti disampaikan Robinson, “Kalau pemuda sudah bersatu, desa akan lebih mudah melangkah maju.”
Kisah Karang Taruna Bersatu Saranpadang menjadi bukti bahwa dengan pendampingan tepat dan kepercayaan penuh pada generasi muda, perubahan nyata bisa terwujud. Dari survei sederhana, kini tumbuh gerakan kolektif yang memberi harapan baru bagi nagori.
“Simak Juga: Drama di Old Trafford, Amorim Antar Manchester United Menang 2-1 atas Chelsea”
Informasi ini bersumber dari analisadaily. Karang Taruna Bersatu Saranpadang lahir sebagai wadah pemuda di Nagori Saranpadang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun. Simak pembahasan lengkapnya di GardaMedia.
|Penulis: Lukman Azhari
|Editor: Anna Hidayat
Garda Media - Data internal yang berhasil kami rangkum menunjukkan fenomena menarik di lingkungan Universitas Sumatera Utara, di mana mahasiswa…
Gardamedia USU - Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) kembali menorehkan catatan penting dalam peta inovasi kesehatan nasional. Di…
Gardamedia USU - Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mencatatkan tinta emas dalam lanskap pendidikan tinggi Indonesia: sepanjang 2024, lebih dari…
Gardamedia USU - Universitas Sumatera Utara (USU) Medan sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia menjadi rumah bagi…
Gardamedia USU - Aktivitas kampus yang padat di USU Medan memunculkan beberapa isu kesehatan mahasiswa kampus yang menjadi perhatian penting…
Garda Media - inovasi riset unggulan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kini menarik perhatian publik karena mampu menghadirkan solusi inovatif…
This website uses cookies.