Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo Subianto: Forum Penyelamat USU Soroti Dugaan Korupsi Rektor
Garda Media – Forum Penyelamat Universitas Sumatera Utara (FP-USU) menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto. Mereka menyoroti krisis integritas akademik yang tengah membelit Universitas Sumatera Utara (USU) dan mendesak Presiden mengambil langkah tegas.
Forum yang beranggotakan alumni, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat sipil ini meminta Presiden mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti dugaan penyimpangan yang melibatkan Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si. Nama Muryanto bahkan disebut penyidik KPK dalam pusaran kasus korupsi proyek jalan yang menjerat mantan Kadis PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua FP-USU, Adv. M. Taufik Umar Dani Harahap, S.H., forum penyelamat USU menilai kasus ini bukan sekadar persoalan individu, melainkan ancaman serius terhadap marwah perguruan tinggi dan kepercayaan publik pada dunia pendidikan.
“Jika rektor sebagai teladan akademik justru mengabaikan etika, moral, dan hukum, maka kampus berubah menjadi panggung kompromi politik serta bisnis kotor,” tegas Taufik dalam pernyataan tertulis, Jumat (19/9/2025).
“Simak Juga: AI Kini Bisa Mendeteksi Depresi Lewat Ekspresi Wajah”
Kronologi kasus menunjukkan adanya pola pembangkangan hukum. KPK dua kali memanggil Muryanto Amin pada 15 dan 26 Agustus 2025 sebagai saksi perkara proyek jalan Rp231,8 miliar di Sumut. Namun, kedua panggilan itu diabaikan tanpa alasan sah. Padahal, KUHAP dengan jelas mengatur kewajiban saksi untuk hadir dan memungkinkan pemanggilan paksa bila mangkir.
Situasi ini menimbulkan kecurigaan publik. Pada 16 September 2025, sejumlah alumni USU dari FP-USU dan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (PP IKA USU) mendatangi Gedung KPK. Mereka menuntut agar lembaga antirasuah segera melakukan pemanggilan paksa serta menyerahkan bukti tambahan dugaan korupsi di lingkungan USU.
Forum juga menuding adanya aliran dana proyek APBD Sumut yang terkait dengan jejaring politik lokal.
Krisis integritas semakin terlihat dalam proses Pemilihan Rektor USU periode 2026-2031. FP-USU menuding terjadi praktik politik uang dengan dugaan aliran dana Rp25-50 juta per suara senat, disertai intimidasi dan pemotretan surat suara.
Selain itu, Dewan Guru Besar USU menyatakan Muryanto terbukti melakukan publikasi ganda karya ilmiah alias autoplagiarisme, yang jelas mencoreng etika akademik.
FP-USU menekankan adanya dasar hukum yang kuat untuk menindak tegas kasus ini. Pasal 112 dan 113 KUHAP menyebutkan saksi wajib hadir dan dapat dijemput paksa bila mangkir. UU No. 19/2019 juga memberi kewenangan penuh kepada KPK menghadirkan saksi. Sementara itu, UU No. 31/1999 jo. UU No. 20/2001 menjamin hak masyarakat melaporkan dugaan korupsi serta mendapatkan perlindungan hukum.
Melalui surat terbuka itu, FP-USU menyampaikan empat tuntutan utama kepada Presiden:
Surat terbuka ini juga ditembuskan ke berbagai lembaga negara, termasuk DPR, MPR, Jaksa Agung, Kapolri, Senat Akademik, Dewan Guru Besar, hingga Majelis Wali Amanat USU.
FP-USU menegaskan, kasus ini merupakan ujian moral bagi pemerintah dalam menjaga integritas dunia pendidikan. “Kami tidak ingin Universitas Sumatera Utara kehilangan marwahnya. Negara wajib hadir menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” ujar Taufik.
Publik kini menanti langkah Presiden untuk memastikan kampus tetap menjadi benteng moral bangsa, bukan arena kompromi politik dan bisnis kotor. Jika dibiarkan, krisis integritas ini bukan hanya merusak reputasi USU, tetapi juga melemahkan fondasi pendidikan tinggi Indonesia.
“Baca Juga: Kontroversi Kematian Yu Menglong Diduga Libatkan Aktor hingga Sutradara Cheng Qingsong”
Informasi ini bersumber dari kbanews. Forum Penyelamat Universitas Sumatera Utara (FP-USU) menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto. Simak pembahasan lengkapnya di GardaMedia.
|Penulis: Lukman Azhari
|Editor: Anna Hidayat
Gardamedia USU - Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) kembali menorehkan catatan penting dalam peta inovasi kesehatan nasional. Di…
Gardamedia USU - Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mencatatkan tinta emas dalam lanskap pendidikan tinggi Indonesia: sepanjang 2024, lebih dari…
Gardamedia USU - Universitas Sumatera Utara (USU) Medan sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia menjadi rumah bagi…
Gardamedia USU - Aktivitas kampus yang padat di USU Medan memunculkan beberapa isu kesehatan mahasiswa kampus yang menjadi perhatian penting…
Garda Media - inovasi riset unggulan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kini menarik perhatian publik karena mampu menghadirkan solusi inovatif…
Garda Media - Aktivitas mahasiswa yang jadi pusat perhatian di kampus USU Medan kini memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kualitas…
This website uses cookies.