Putus Rantai Kemiskinan Melalui Sekolah Rakyat
Garda Media – Sekolah Rakyat adalah program pendidikan alternatif gagasan Presiden Prabowo untuk memberi akses belajar bagi anak-anak kurang mampu. Program ini dirancang inklusif dan berpihak pada kelompok marginal, dengan harapan menjadi solusi strategis memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Diluncurkan secara nasional, Sekolah Rakyat tidak hanya terbatas di Sumatera Utara, tetapi juga akan diperluas ke berbagai provinsi lainnya. Dukungan kuat dari pemerintah daerah, kementerian, serta instansi terkait menjadi fondasi penting dalam implementasi program ini.
Sekolah Rakyat menawarkan pembelajaran formal setara SD, SMP, dan SMA. Selain materi akademik, siswa juga mendapatkan berbagai fasilitas secara gratis, mulai dari seragam sekolah, perlengkapan belajar, makanan harian, hingga asrama bagi yang membutuhkan. Proses seleksi dilakukan dengan ketat, termasuk verifikasi kondisi ekonomi dan tes akademik, guna memastikan bantuan tepat sasaran.
“Baca Juga: Benarkah Pilot Air India Sengaja Menjatuhkan Pesawat?”
Program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan berkualitas bukanlah hak eksklusif mereka yang mampu secara ekonomi, melainkan hak semua anak bangsa.
Berdasarkan SK Menteri RI Nomor: 126/HUK/2025 tanggal 19 Juni 2025, berikut lokasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat tahap pertama di Sumatera Utara:
2. Kota Medan
Bertempat di Sentra Bahagia Medan, Jl. Williem Iskandar No. 337. Menyediakan 4 rombel jenjang SMP dengan kapasitas 100 siswa.
3. Kota Tebing Tinggi
Bekerja sama dengan UIN Sumatera Utara, lokasi berada di Kampus V UINSU, Jl. Leuser. Menyediakan 4 rombel jenjang SMA untuk 100 siswa.
4. Kota Padang Sidempuan
Terletak di SMKN Pertanian, Jl. Perintis, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Menyediakan 3 rombel jenjang SMA dengan kapasitas 75 siswa.
Hasil rapat koordinasi Kemendagri tanggal 23 Juni 2025 memutuskan tambahan lokasi Sekolah Rakyat di tiga kabupaten yang memiliki Balai Latihan Kerja (BLK), yaitu:
2. Kabupaten Deli Serdang
Di BLK Lubuk Pakam, tersedia 2 rombel SMA untuk 50 siswa.
3. Kabupaten Batubara
Di BLK Desa Petatal, tersedia 1 rombel SMA dengan kapasitas 25 siswa.
Hadirnya Sekolah Rakyat menjadi simbol komitmen negara dalam mewujudkan pemerataan pendidikan. Program ini tidak hanya mencetak lulusan cerdas, tetapi juga menciptakan peluang nyata bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Di masa depan, diharapkan lebih banyak daerah mengadopsi konsep ini sebagai bagian dari gerakan pendidikan yang berkeadilan.
“Simak Juga: Ingin Bahagia Seperti Orang Finlandia? Hindari 3 Hal Ini”
Garda Media - Data internal yang berhasil kami rangkum menunjukkan fenomena menarik di lingkungan Universitas Sumatera Utara, di mana mahasiswa…
Gardamedia USU - Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) kembali menorehkan catatan penting dalam peta inovasi kesehatan nasional. Di…
Gardamedia USU - Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mencatatkan tinta emas dalam lanskap pendidikan tinggi Indonesia: sepanjang 2024, lebih dari…
Gardamedia USU - Universitas Sumatera Utara (USU) Medan sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia menjadi rumah bagi…
Gardamedia USU - Aktivitas kampus yang padat di USU Medan memunculkan beberapa isu kesehatan mahasiswa kampus yang menjadi perhatian penting…
Garda Media - inovasi riset unggulan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kini menarik perhatian publik karena mampu menghadirkan solusi inovatif…
This website uses cookies.